Senin, 06 Juni 2011

Siapa Pendiri Kristen


Mengenal Paulus Pendiri Kristen
 
ST. PAULUS (4-64 M)

Mengenal Pendiri Agama Kristen

               Bila selama ini orang awam hanya mengenal Yesus maka ada baiknya mengenal tokoh pendiri agama Kristen yang sebenarnya.
               Hal ini karena sebenarnya pengaruh ajaran Paulus lebih kuat melekat dalam urusan ibadah orang kristen dari pada ajaran Yesus Kristus sendiri. Sehingga dapat dikatakan, Paulus yang lebih layak disebut pendiri agama dari pada Yesus kristus sendiri.
               Ringkasan ini diambil dari ringkasan buku Seratus Tokoh karangan Michael Hart hal 58.
               Nama kecilnya Saulus, sering dipanggil Paulus. Lahir di Tarsus, sebuah kota di Cilicia (sekarang Turki), beberapa tahun sebelum tiba era Kristen. Paulus hidup sejaman dengan Yesus hanya lebih muda sedikit, terkenal sebagai penyebar Agama Nasrani yang paling terkemuka bahkan melebihi murid-murid Yesus yang pernah belajar langsung dari Yesus.
               Paulus seorang warga Romawi, sekaligus seorang Yahudi. Dia sempat mengenyam pendidikan tinggi dibidang bahasa Ibrani dan ke-Yahudian. Sempat belajar dari seorang pendeta ternama Yahudi bernama Gamalael di Darussalam, kota dimana Yesus juga tinggal disana. Walupun tinggal satu daerah dengan Yesus, namun para pakar sejarah meragukan Paulus pernah bertatap muka langsung dengan Yesus.
               Sesudah Yesus mati, pengikutnya dikejar-kejar dan banyak dari mereka dibunuh. Termasuk pada awalnya Pauluslah salah seorang yang membenci pengikut Yesus ini, dan pernah ikut dalam mengejar serta menganiaya pengikut Yesus. Tetapi dalam Bible diceritakan dalam satu perjalanan ke kota Damsyik Paulus mengalami peristiwa yang luar biasa hebat. Ditengah perjalananya itulah akhirnya ia bertobat, karena telah bertemu Yesus kemudian mengaku diangkat oleh Yesus menjadi Rasul untuk menyebarkan ajaran Kristen.
               Paulus menghabiskan sisa hidupnya untuk menyebarkan ajaran Kristen yang dibawanya ini, dengan menulis dan memperdalam ke-kristenan, serta mampu meraih banyak pemeluk yang berbondong-bondong masuk Agama Nasrani. Paulus aktif menyebarkan ajarannya ini ke Asia kecil. Yunani, Suriah dan Palestina. Dan Paulus sangat menonjol dalam menghadapi orang-orang non-Yahudi, sehingga dia mendapat gelar “Rasul orang-orang Non-Yahudi”. Dalam sejarah dikatakan Paulus tidak pernah menikah, itulah yang pada akhirnya dijadikan dalil oleh tokoh Agama Katolik untuk tidak menikah. Walaupun dalam 1 Korintus 7: 8-9 juga tidak dilarang bagi orang kristen yang mau kawin. Kelihaiannya mungkin terinspirasi Prinsip Matius 10: 16, “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”
               Setelah menyelesaikan tiga kali perjalanan panjang menyebarkan ajarannya di wilayah timur kekaisaran Romawi, Paulus kembali ke Darusalam. Namun nasibnya malang, begitu sampai ia langsung ditangkap dan diadili di Roma. Setelah ini tidak jelas bagaimana akhir dari perjalanan hidup sang Rasul Kristen ini, akhirnya diperkirakan tahun 64 M Paulus berakhir tragis di bunuh di dekat kota Roma. 
               Pengaruh Paulus dalam perkembangan agama nasrani dapat diukur dari tiga hal yaitu: pertama, dalam penyebaran agama nasrani. Kedua, tulisan-tulisannya dalam menyusun kitab Perjanjian Baru. Dan ketiga, peranannya dalam pengembangan Teologi Kristen.
REFERENSI
Taken from “Dialog Islam Kristen Upaya Menelusuri Kebenaran Hakiki”
by Hasan A Baagil
Copyright 2005 Lintas Pustaka Publisher From Jakarta
Taken From “Injilku Yang Ternoda”
Cetakan ke-7
By Yusuf Ismail al Hadid (Muallaf)
Maret 2008
Pustaka Fahima From Yogyakarta
“Menghalau Missionaris Dan Misi Sucinya Mengkristenkan Dunia”
Cetakan Ke-5
By Yusuf Ismail al Hadid (Muallaf)
April 2008
Pustaka Fahima From Yogyakarta
A Gift From My Student Oceana  
Assalam Boarding School Surakarta

Who is the Holy Spirit?


NUBUAT DALAM ALKITAB
KEBENARAN MENGENAI SIAPA ROH KEBENARAN

Dalam Alkitab terdapat nubuat tentang datangnya Roh Kudus atau Roh Kebenaran. Akan tetapi memang ada perbedaan sudut pandang antar Kristen dan Islam mengenai nubuat ini. Menurut Kristen nubuat mengenai Roh Kudus mengacu peristiwa Pantekosta yaitu turunnya Roh Kudus yang terjadi pada hari ke-10 setelah naiknya Yesus ke langit atau ke-50 setelah Hari Paskah (menurut Kisah Rasul 1: 3) Yesus naik ke langit itu 40 hari setelah Paskah, dan mengacu pada Yesus. Menurut Lukas 1: 26-38 dan Matius 1:18 diriwayatkan bahwa Roh Kudus turun kepada Maria yang membuatnya beranakkan Yesus. Roh Kudus disini diartikan roh suci atau roh bersih. Sedangkan menurut Islam Roh Kebenaran (The Spirit of Truth)  tertuju kepada Nabi Muhammad Saw yang juga disebut penolong atau penghibur (Yahya 14: 15-17).
Pantekosta merupakan hari Roh Kudus dasarnya ialah Kisah Rasul 2: 2–4. Peristiwa Pantekosta merupakan peristiwa dimana terjadi suatu bunyi yang seolah-olah serbuan angin besar yang oleh orang-orang terlihat seperti berbagai lidah api yang berbelah-belah dan hinggap di atas tiap-tiap orang itu. Kemudian setelah itu mereka berkata-kata dengan berbagai bahasa. Setelah mereka diperolok-olok seperti orang yang meminum anggur manis (Kisah Rasul 2: 13). Hal ini dikarenakan omongan mereka tidak dapat dimengerti satu sama lainnya, jadi mereka seperti orang-orang mabuk yang biasanya meminum anggur sampai tidak sadar apa yang diucapkannya.
Peristiwa yang serupa dengan Pantekosta ada dalam Alkitab pada Perjanjian Lama yaitu pada Kejadian 11: 1 mengenai riwayat Menara Babil yang menyebutkan bahwasannya pada mulanya hanya ada satu bahasa dan satu peraturan di seluruh muka bumi. Kemudian menurut Kejadian 11: 9 bahasa yang satu itu dikacaukan oleh Tuhan bagi orang-orang di bumi ini sehingga timbullah berbagai macam bahasa di bumi ini.
Demikian kalau memang timbulnya bermacam-macam bahasa itu karena Tuhan mau mengacau, maka dapat dikatakan bahasa sebagai alat komunikasi bukanlah suatu rahmat, melainkan bahkan merupakan adzab Tuhan. Maka atas dasar cerita ini demikian juga pada Peristiwa Pantekosta dimana Tuhan mau mengacaukan bahasa, dapat disimpulkan kesemuanya bukanlah merupakan rahmat atas turunnya Roh Kudus melainkan merupakan adzab Tuhan. Jadi tidak benar bila Peristiwa Pantekosta merupakan kegenapan dari turunnya penolong atau Roh Kebenaran yang dijanjikan.
Menurut Dr Bevick dalam “Sejarah Kerajaan Allah Pejanjian Baru”, bahwa penolong dalam Bahasa Yunaninya adalah PARAKLETOS (penolong), walau Bevick mengatakan bahwa Umat Islam mengatakan disitu bukan Parakletos melainkan Periklutos (termahsyur dan yang terpuji), yang dimaksudkan ialah Muhammad (terpuji).
            Padahal Yesus menggunakan Bahasa Aram dan Ibrani (bukan Bahasa Yunani), sedangkan Bible-Bible yang sekarang ini mengaku terjemahan dari Bahasa Yunani, oleh karena itu istilah “Parakletos” dalam Bahasa Yunani tidak bisa menunjukkan bagaimana istilah asli yang sesungguhnya dinyatakan Yesus dalam Bahasa Yunani atau Bahasa Aramnya.
            Seorang teolog Kristen bernama Jack Finegan dalam bukunya “The Archeology of World Religion” mengatakan bahwa dalam Bahasa Yunani, kata Parakletos artinya sama dengan Periklutos.
            Dalam Dokumen Damaskus kitab suci yang ditemukan abad ke-19 di Kuil Ezra Cairo, bahwa Nabi Isa telah menubuatkan mengenai datangnya Roh Kudus (Roh Kebenaran) yang namanya Emeth yang artinya seorang yang gemar pada kebenaran. Emeth dalam Bahasa Ibrani artinya “Kebenaran” atau “Yang gemar kepada kebenaran” (Strachan’s Fourth Gospel halaman 141). Sementara itu, Prof. Dr. Hazairin SH dalam bukunya “Isa adalah Roh” mengatakan bahwa seorang pendeta bernama Sale pernah menerjemahkan penolong atau penghibur (Parakletos/Periklutos) tersebut dengan nama “Ahmadu” tetapi karena kemudian dianggap berbahaya maka terjemahan “Ahmadu” itu direvisi lagi dengan tidak menggunakan nama Ahmadu. Lebih lanjut seorang pengarang Kristen Advent yang bernama Rifai Burhanuddin sendiri dalam bukunya “Isa Dalam Al Qur’an” halaman 58 bahwa penolong yang dimaksudkan oleh Nabi Isa adalah Roh Kebenaran (Roh Kudus) yang menggerakkan Ahmad (Muhammad) yang menyaksikan atau membenarkan Isa.




Coba perhatikan ayat-ayat dalam Alkitab berikut dan pahami siapa yang sebenarnya dimaksud sebagai Roh Kudus atau Roh Kebenaran:
Yohanes14:16-17
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain,supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran.
Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Yohanes 14:25-26
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
tetapi Penghibur, yaitu ROH KUDUS, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Yohanes 15:26-27
Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh
Kebenaran
yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.

Yohanes 16:7-9
Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu; Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
Yohanes 16:13-15
Tetapi apabila Ia datang; yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.
Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata ; Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.
Pada kitab Yohanes diatas, dikisahkan oleh YESUS bahwa setelah nanti YESUS pergi kepada Bapa, maka Bapa akan mengutus seorang Penolong yang lain yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa ke dunia ini, seperti yang telah dikatakan oleh YESUS bahwa Roh Kebenaran ini akan bersaksi tentang YESUS (Yohanes 15:26-27), yang akan mengajarkan segala sesuatu dan mengingatkan akan semua yang pernah dikatakan oleh YESUS (Yohanes 14:25-26) akan menginsafkan dunia akan dosa (Yohanes 16:7-9) dan akan memimpin ke dalam seluruh kebenaran yang mana juga Ia akan memuliakan YESUS (Yohanes 16:13-15). Sungguh luar biasa sebab jika dianalisa maka semua nubuat mengenai siapa Roh Kebenaran digenapi oleh Rasulullah Muhammad Saw.
Mengenai ciri-ciri dari Roh Kebenaran disebutkan memiliki beberapa kesamaan dengan kisah hidup Musa As hal ini didasarkan pada Kitab Yahya 14: 15-31 pada fasal 15: 26-27 dan fasal 16: 4-5 yang seluruhnya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisah-pisahkan, persis seperti nubuat Ulangan 18: 15-22 yang juga merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan mengenai kesamaan riwayat hidup Nabi Musa As dengan penolong yang dijanjikan. Demikian, setelah dianalisa dari bukti yang ada ternyata kisah hidup Nabi Muhammad Saw lebih memiliki kesamaan dengan kisah hidup Nabi Musa As daripada dengan kisah hidup Nabi Isa As (Yesus), coba bandingkan:
Perbandingan Antara Musa, Muhammad dan Yesus
Pembanding
Musa
Muhammad
Yesus
Kelahiran
Biasa
Biasa
Tidak biasa
Meninggal
Biasa
Biasa
Tidak biasa
Karir
Nabi dan pemimpin
Nabi dan Pemimpin
Nabi
Hijrah
Ke Median
Ke Madinah

Berhadapan dengan musuh
Di kejar-kejar
Di kejar-kejar dan perang
Tidak seperti biasanya
Hasil perjuangan dan Kemenangan
Moral dan fisik
Moral

Wahyu tertulis
Taurat
Al Qur’an
Injil
Pengakuan kepemimpinannya
Di tolak kemudian di terima umatnya
Di tolak kemudian di terima umatnya
Di tolak oleh kebanyakan bani Israil

Perbandingan Muhammad Saw dan Yesus Kristus
Keterangan
Muhammad Saw
Yesus Kristus
Tempat dan Tanggal Lahir
Mekkah, 12 Rabi’ul Awal Tahun Gajah (570 M)
Kandang domba Yerusalem, 25 Desember (4 SM) – masih kontraversi, karena tidak jelas data sejarahnya. -
Meninggal
Usia 63 tahun pada tahun 632 M
Tidak jelas pada usia berapa, perkiraan tahun 30 SM.
Peran Dalam Agama
Menyebarkan dan mengislamkan Arab, juga sebagian dunia dengan pengaruhnya.
Tidak memiliki peran penting dalam menyebarkan Kristen, sebaliknya Pauluslah yang lebih berjasa.
Kitab Suci
Al Qur’an, mendapat wahyu langsung dan ditulis oleh Khulafaur Rasyidin sahabat-sahabat.
Bibel, Alkitab tetapi tidak pernah menulisnya atau menyuruh ke dua belas muridnya semasa hidupnya untuk menulisnya. 
Sebaliknya Pauluslah yang paling berjasa dalam penulisan Bibel atau Alkitab.
Pengaruh Kepemimpinan
Bukan cuma jadi pemimpin agama, tetapi pemimpin dunia yang memiliki pengaruh politis yang kuat pada waktu itu.
Tidak memiliki pengaruh politis, dan sisi kehidupan duniawinya tidak diketahui dengan pasti.
Agama Yang Dibawa
Islam, dan ia yang berperan penting dalam menancapkan sendi keimanan umatnya.
Tidak jelas, karena bukan pendiri Kristen. Pauluslah yang mendirikan dan menyebarkan Kristen.
Pengaruh Ajaran
Mampu menyatukan semua sendi kehidupan manusia dalam satu ajaran Tauhid yang dibawanya.
Ajarannya bertentangan satu sama lain dalam banyak pokok masalah. Dan pengikutnya lebih banyak mengikuti ajaran Paulus dari pada Yesus sendiri.
Kondisi Ketika Wafat
Pengaruh dan kekuasaannya terbentang dari perbatasan India sampai ke pasir putih tepi pantai Samudera Atlantik dan meninggalkan pengikut yang banyak sekali jumlahnya, prestasi terbesar dalam sejarah manusia.
Tidak ada kekuasaan sama sekali, bahkan mati terhina dan hanya meninggalakan sejumlah kecil pengikut sekte yahudi. Pauluslah yang lebih pantas disebut penegak agama nasrani.
Pengikutnya
Memiliki pengikut setia, yang selalu siap berkorban untuknya sampai wafatnya beliau. Bahkan memilki Khulafaur Rasyidin Sahabat-Sahabat Besar yang salah satunya adalah Umar Bin Khattab yang masuk dalam buku Michael Hart.
Tidak memiliki pengikut yang setia, terbukti ketika Yesus ditangkap sampai disalib tidak ada satu dari ke dua belas murid yang terkenal itu yang menemaninya. Mereka lebih setia pada Paulus dari pada kepada Yesus.
Bukti Sejarah
Banyak sekali, seperti: makam Nabi, Masjid Nabawi, Masjid Kiblatain, Rumah Khadijah, Gua Tsur. Semua membuktikan bahwa Muhammad Saw pernah hidup di dunia ini.
Tidak ada bukti sejarah yang otentik yang dapat membuktikan bahwa Yesus itu pernah hidup di dunia ini. Tidak ada kandang domba tempat Yesus lahir, salib aslinya, dan lain-lain.

Di dalam Ulangan 18: 18 dinyatakan: “Seorang nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau (Musa) ini; Aku akan menaruh firmanKu dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang kuperintahkan kepadanya.” Dalam kalimat “Aku akan menaruh firmanKu dalam mulutnya.” Sangat sesuai dengan Nabi Muhammad. Wahyu Allah turun kepada Nabi Muhammad saw melalui Malaikat Jibril, semua wahyu yang turun semuanya murni datang dari Allah dan tidak ada sedikitpun pemikiran atau kehendak Nabi Muhammad saw didalamnya. Coba tengok Surat Al Alaq yang merupakan wahyu pertama yang diturunkan oleh Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw melalui Malaikat Jibril. Wahyu ini sudah diberitakan dalam Alkitab Yesaya 29: 12: “Dan apabila Kitab itu diturunkan kepada seorang yang tidak bisa membaca dengan mengatakan: ‘Baiklah baca ini,’ maka ia akan menjawab: ‘Aku tidak dapat membaca’.” Persis ketika Malaikat Jibril berkata : “Bacalah” QS Al Alaq :1 maka Nabi Muhammad Saw menjawab: “Aku tidak bisa membaca.”
Al Qur’an tidak di tempatkan secara berurutan sesuai dengan waktu turunnya. Yang berarti bagian pertama juga ayat pertama tidak berada dalam halaman pertama dan ayat yang turun terakhir kali tidak berada di halaman terakhir. Wahyu ini turun secara bertahap seperti yang di beritakan Yesaya 28: 10-11: “Sebab harus ini harus itu, mesti begini mesti begitu, tambah ini tambah itu. Sungguh, oleh orang-orang yang berbahasa asing akan berbicara kepada bangsa ini.”  Dapat disimpulkan yang dimaksud orang-orang yang berbicara asing adalah orang-orang yang berbicara selain dengan bahasa Arab. Hal ini didukung dengan fakta bahwa muslim di seluruh dunia menggunakan bahasa Arab dalam menyebut Tuhan mereka, dalam shalat, haji, dan pada saat saling memberi salam satu sama lain. Kesatuan bahasa ini juga di beritakan dalam Yesaya 3: 9 : “Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama TUHAN, beribadah kepadanya dengan bahu membahu.”
Kenapa Nabi Muhammad sebagai Nabi terakhir? Dalam Injil diramalkan:
“Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa.” Kalimat “memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia” mengindikasikan nabi yang akan turun. Setelah datang Nabi Muhammad saw, yang dalam waktu relatif singkat berhasil menjadikan banyak bangsa menerima dan memeluk          Agama Islam.
Masih meragukan kalau ramalan itu berarti Nabi Muhammad saw? Sekarang coba lihat Injil “Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.” Ini lebih mengarah kepada Nabi Muhammad saw dibandingkan dengan Yesus, yang tidak bisa mengalahkan musuh-musuhnya serta merasa kecewa karena penolakan Bani Israil.
Lihat lagi dalam Injil “Aku ini Tuhan, itulah namaKu; Aku tidak akan memberikan kemuliaanKu kepada yang lain atau kemahsyuranKu kepada patung.”
Nabi Muhammad saw berbeda dengan semua nabi yang turun sebelumnya, karena dia merupakan ”penutup para nabi” dan pengajarannya tetap tidak berubah hingga hari ini, dibandingkan dengan ajaran Nasrani dan Yahudi yang sudah sangat jauh menyimpang dari ajaran aslinya.
Coba anda lihat Kitab Suci Al Qur’an disebutkan dalam Surat 61: 6 bahwa Yesus secara jelas menyebutkan nama Ahmad: “Dan (ingatlah) Isa putera Maryam berkata: ‘Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan (kitab) yang turun sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)’ maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: ‘ini adalah sihir yang nyata’.”
Dalam Injil disebutkan Yohanes 14: 16: “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia kan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya ia menyertai kamu selama-lamanya.”
Demikian, apapun penjelasan tentang “Penolong” bukankah memang benar Yesus masih meninggalkan pekerjaan yang belum selesai dan seseorang setelahnya akan datang untuk menyelesaikan misinya yang belum selesai tersebut? Marilah mengkaji dalam cahaya “penjelasan” Injil bahwa ciri-ciri Penolong itu sama persis dengan Nabi Muhammad saw: “Penolong yang lain”: Sudah begitu banyak penolong yang telah datang, dan Penolong lain akan datang. Tidak akan ada dan tidak pernah ada orang yang bisa berbuat di dunia seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw. Hal ini mengingat Yohanes Pembaptis ketika ditanya para pendeta Yahudi tidak membenarkan bahwa dia adalah sang penolong tersebut Yohanes: 1: 20-21: “Dia mengaku dan tidak berdusta, katanya: ‘Aku bukan Mesias.’ Lalu mereka bertanya kepadanya: ‘Kalau begitu siapakah engkau? Elia?’ Dan ia menjawab: ‘Bukan!’, ‘Engkaukah nabi yang akan datang?’ dan ia menjawab: ‘Bukan.’”
Nabi Muhammad saw pada kenyataannya tidak hanya berhasil menghapus penyembahan berhala di Jazirah Arab hanya dalam waktu yang relatif singkat hanya dua puluh tiga tahun, tetapi juga mengirim utusan ke Heraclius, Kaisar Persia dan Roma, kepada Najshi (raja Ethiopia), dan kepada Muqauqis (gubernur Mesir). Beliau mengingatkan umat Kristiani untuk kembali kepada ajaran Yesus yang sebenarnya, sebab mereka telah menyelewengkan ajaran dengan membagi Tuhan menjadi tiga bagian, mengangkat Yesus sebagai anak Tuhan, dan Tuhan itu sendiri serta Roh Kudus. Beliaulah orang yang berani menyalahkan Yahudi dan Nasrani karena telah mengubah kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada mereka, menyatakan bahwa dia keturunan Ismail, dan membersihkan para nabi dari tuduhan melakukan zina, inses, perkosaan dan menyembah berhala.
Sekarang periksa ayat di Injil “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diriNya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengarNya itulah yang akan dikatakanNya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.”
Al Qur’an adalah firman Allah. Tidak satupun kata-kata Nabi Muhammad saw ataupun kata-kata para pengikutnya yang ada didalamnya. Malaikat Jibril membacanya, nabi menghafalnya, dan kemudian ditulis oleh para penulisnya. Sabda dan ajaran Nabi Muhammad Saw dicatat dalam bentuk hadist. Coba lihat apa yang dinyatakan dalam Al Qur’an Surat 53: 2-4: “Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).”
Jika masih hendak mengelak kenyataan ini coba baca Ulangan 18: 19: “Orang yang tidak mendengarkan segala firmanKu yang akan diucapkan nabi itu demi namaKu, daripadanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.”
Juga perlu dicatat bahwa mereka yang tidak mau mendengar atau menerima ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw maka siksa Allah sangat pedih. Ini sesuai dengan Surat 3: 19: “Sesungguhnya agama (yang di ridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang diberi Alkitab (kitab-kitab yang diturunkan sebelum AL Qur’an) kecuali sesudah datang pengakuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisabnya.” Selain itu dalam Surat 3: 85: “Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akherat termasuk orang-orang yang rugi.”
Kewajiban dan hak sebagai muslim adalah semua nabi haruslah dihormati, jadi tidak mungkin bisa dipercaya bahwa Yesus mengecap orang-orang Yahudi sebagai binatang dan lain sebagainya seperti yang dinyatakan dalam Al Qur’an Surat 19: 32: “Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.”

REFERENSI
Taken from “Dialog Islam Kristen Upaya Menelusuri Kebenaran Hakiki”
by Hasan A Baagil
Copyright 2005 Lintas Pustaka Publisher From Jakarta
Taken From “Injilku Yang Ternoda”
Cetakan ke-7
By Yusuf Ismail al Hadid (Muallaf)
Maret 2008
Pustaka Fahima From Yogyakarta
“Menghalau Missionaris Dan Misi Sucinya Mengkristenkan Dunia”
Cetakan Ke-5
By Yusuf Ismail al Hadid (Muallaf)
April 2008
Pustaka Fahima From Yogyakarta
A Gift From My Student Oceana  
Assalam Boarding School Surakarta

Is It Bible Re-edited? Why?

 Alkitab Memuat Ayat- Ayat Yang Mustahil
 
               Demikian banyak sekali rekayasa manusia dalam Alkitab yang dapat menguatkan keyakinan bahwa semua itu bukan berasal dari Tuhan. Telah banyak penyimpangan, penyisipan, penyusupan, dan perubahan yang dibuat oleh sarjana-sarjana Kristen dan pihak Gereja. Kenyataan ini membuktikan Alkitab yang ada sekarang bukanlah Injil yang diwahyukan kepada Nabi Isa As. Semua ini karena telah dirubah disesuaikan dengan prasangkaan yang bisa jadi untuk kepentingan yang bersifat duniawi. Tuhan Maha Tahu dan Maha Baik jadi mustahil bila apa yang difirmankan-Nya itu bersifat tidak masuk akal, dan bertentangan dengan fakta ilmu pengetahuan dan akal, atau bertentangan dengan fitrah yang berlaku atas dunia ini. Coba lihat dan baca lagi Alkitab dengan lebih cermat dan teliti maka akan nampak bukti-buktinya secara jelas bahwa Alkitab yang ada sekarang merupakan hasil karya manusia dan bukanlah Firman dari Tuhan.
Coba perhatikan ayat-ayat mustahil berikut:
 
Kesalahan Menghitung Umur manusia
Kisah ini ada dalam 
Kejadian 6: 3 
               Berfirmanlah TUHAN: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal didalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja.”
 
               Ingat kata TUHAN hanya seratus dua puluh tahun, bandingkan dengan:
Kejadian 11: 10 Sem hidup 500 tahun
Kejadian 11: 15 Selah hidup 403 tahun
Kejadian 11: 19 Peleg hidup 209
Kejadian 11: 23 Serug hidup 200
Kejadian 11: 13 Arpakhad hidup 403 tahun
Kejadian 11: 17 Eber hidup 430 tahun
Kejadian 11: 21 Rehu hidup 207 tahun
Kejadian 11: 25 Nahor hidup 119 tahun
 
Spektakuler Pertandingan Terbesar Dalam Sejarah Dunia
Manusia Berkelahi Melawan TUHAN
Kisah ini ada dalam Kejadian 32: 24-32
Ayat 24
               Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.
Ayat 25
               Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu.
 
 
 
Ayat 26
               Lalu kata orang itu: “Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing.” Sahut Yakub: “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku.”
Ayat 27
               Bertanyalah orang itu kepadanya: “Siapakah namamu?” Sahutnya: “Yakub.”
Ayat 28
               Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”
Ayat 29
               Bertanyalah Yakub: “Katakanlah juga namamu.” Tetapi sahutnya: “Mengapa engkau menanykan namaku?” Lalu diberkatinyalah Yakub di situ.
Ayat 30
               Yakub menamai tempat itu pniel, sebab katanya: “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!”
Ayat 31
               Lalu tampaklah kepadanya matahari terbit, ketika ia telah melewati Pniel; dan Yakub pincang karena pangkal pahanya.
 
 
 
Ayat 32
               Itulah sebabnya sampai sekarang orang Israel tidak memakan daging yang menutupi sendi pangkal paha, karena Dia telah memukul sendi pangkal paha Yakub, pada otot pangkal pahanya.
 
Manusia Menasehati TUHAN dan TUHAN Menyesali perbuatanNya
Kisah ini ada dalam Keluaran 32: 9-14
Ayat 9
               Lagi firman TUHAN kepada Musa: “Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.
Ayat 10
               Oleh sebab itu biarkanlah Aku, supaya murka-Ku bangkit terhadap mereka dan Aku akan membinasakan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar.”
Ayat 11
               Lalu Musa mencoba melunakkan hati TUHAN, Allahnya, dengan berkata: ‘Mengapakah, TUHAN, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat?
Ayat 12
               Mengapakah orang Mesir akan berkata: Dia membawa mereka dengan maksud menimpakan malapetaka kepada mereka dan membunuh mereka di gunung dan membinasakannya dari muka bumi? Berbaliklah dari murka-Mu yang bernyala-nyala itu dan menyesallah karena malapetaka yang hendak Kaudatangkan kepada umat-Mu.
Ayat 13
               Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya.”
Ayat 14
               Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.
 
Galileo Galilei Yang Malang Karena Dianggap Ancaman Oleh Pihak Gereja
Hal ini karena teorinya dianggap bertentangan dengan kitab Yosua 10: 12
               Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata dihadapan orang Israel: “Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engaku, bulan, di atas lembah Ayalon!”
 
 
 
 
 
Kasih Sayang Semu Ala Kristen
Keterangan ada dalam Matius 10: 35-36
               Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
Keterangan ada dalam Ulangan 20: 13, 16
               Dan setelah TUHAN, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau bunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang.
               Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kaubiarkan hidup apa pun yang bernafas,
Keterangan ada dalam Bilangan 31: 17-18
               Maka sekarang bunuhlah semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh.
               Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu.
 
 
 
 
 
Keraguan Dalam Injil Mengenai Apa Yang Terjadi Pada Maria
Keterangan ada dalam Matius 1: 18-19
Ayat 18
               Kelahiran Yesus Kristus adalah sebagai berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
Ayat 19
               Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama istrinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
               RENUNGKANLAH bukankah Tulisan atau Firman dari Tuhan seharusnya memiliki kriteria yang tinggi dan luhur, yang berupa:
1.     Doktrin : pengajaran
      Doktrin harus memiliki tujuan untuk memberi pelajaran.
2.     Teguran : untuk menghukum, memarahi, untuk menunjukkan kepada umat apa yang salah dalam hidup mereka.
Jadi teguran bertujuan untuk menegur kesalahan.
3.     Koreksi : berguna untuk memperbaiki kesalahan.
Jelas bahwa koreksi bertujuan memperbaiki kesalahan.
4.     Intruksi kepada kebenaran: untuk melatih dan mengajarkan bagaimana hidup secara benar dan lurus.
Maka intruksi kepada kebenaran bertujuan untuk menuntun pada kebenaran.
      Lalu apakah ayat-ayat dalam Alkitab memenuhi semua kriteria tersebut?
REFERENSI
Taken from “Dialog Islam Kristen Upaya Menelusuri Kebenaran Hakiki”
by Hasan A Baagil
Copyright 2005 Lintas Pustaka Publisher From Jakarta
Taken From “Injilku Yang Ternoda”
Cetakan ke-7
By Yusuf Ismail al Hadid (Muallaf)
Maret 2008
Pustaka Fahima From Yogyakarta
“Menghalau Missionaris Dan Misi Sucinya Mengkristenkan Dunia”
Cetakan Ke-5
By Yusuf Ismail al Hadid (Muallaf)
April 2008
Pustaka Fahima From Yogyakarta
A Gift From My Student Oceana  
Assalam Boarding School Surakarta

Inside Bible?


Alkitab Memuat Ayat- Ayat Amoral
 
               Tanpa bermaksud menyakiti perasaan Umat Nasrani, pemaparan ini harap dapat dinilai objektif dan dengan pikiran terbuka. 
               Ada banyak bukti dan fakta yang ada dalam Alkitab yang bila dibaca dengan hati yang baik dan pikiran yang terbuka akan semakin menguatkan keyakinan bahwa Kristen bukanlah agama yang berasal dari Tuhan. Karena banyak sekali ditemukan ayat-ayat yang tertulis dalam Alkitab yang berkonotasi negatif.
 
Kasus Asusila Para Nabi Orang Kristen
               Mari coba berpikir bersama dengan jujur dan terbuka tentang hakikat nabi. Seorang nabi seharusnya adalah pemimpin umat yang akan menjadi contoh dan tauladan bagi umat yang akan menjadi tolak ukur akhlak pengikutnya. Tetapi mengapa di dalam Alkitab nabinya sendiri tidak lagi menjadi contoh yang baik, bahkan membuat kasus yang memalukan agamanya sendiri, maka bagaimana dengan nasib umatnya yang membaca Alkitab yang memuat berbagai kasus amoral dan asusila yang dilakukan oleh para nabinya sendiri?
               Coba pahami bersama konsepsi semua agama di dunia ini.Semua agama menghormati nabinya, nabi-nabi yang ada adalah orang pilihan yang dapat menjadi contoh bagi umatnya, dan nabi itu pasti dijaga ucapan serta akhlaknya oleh yang mengutusnya. Sekarang kita pikir bersama, bagaimana kita menghormati sang nabi, jika ternyata sang nabi tidak bisa menjadi contoh, bahkan melakukan perbuatan yang menghinakan dirinya. Yang anehnya lagi kenapa Tuhan yang diakui Orang Kristen tidak menjaga ucapan dan perbuatan nabi-Nya sendiri? Terdapat berbagai kasus asusila dari para nabi itu yang diabdikan dalam Alkitab, pertanyaannya adalah mengapa? Apa tujuannya? Bukankah mustahil bila Tuhan sebegitu tega menghinakan nabi-Nya sendiri. Ini adalah bukti bahwa Alkitab yang ada sekarang adalah buatan manusia. 
 
Daud menghamili istri Panglima Perangnya
 
Kisah ini ada dalam II Samuel 11: 2-27, berikut ceritanya:
Ayat 2
               Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya.
Ayat 3
               Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: “Itu adalah Batseba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu.”
Ayat 4
               Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya.
Ayat 5
               Lalu mengandunglah perempuan itu dan disuruhnya orang memberitahukan kepada Daud, demikian: “Aku mengandung.”
               Kejahatan Daud tidak hanya sampai disitu saja, setelah tahu Betsyeba hamil ia lantas membuat konspirasi untuk membunuh Uria suami Betsyeba.
Ayat 15
               Ditulisnya dalam surat itu, demikian: “Tempatkanlah Uria di barisan depan dalam pertempuran yang paling hebat, kemudian kamu mengundurkan diri dari padanya, supaya ia terbunuh mati.”
Ayat 16
               Pada waktu Yoab mengepung kota Raba, ia menyuruh Uria pergi ke tempat yang diketahuinya ada lawan yang gagah perkasa.
Ayat 17
               Ketika orang-orang kota itu keluar menyerang dan berperang melawan Yoab, maka gugurlah beberapa orang dari tentara, dari anak buah Daud; juga Uria, orang Het itu, mati.
 
Nabi Lot diperkosa kedua anak perempuannya sendiri
Kisah ini ada dalam Kejadian 19: 1-38
Ayat 30
               Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya.
Ayat 31
               Kata kakaknya kepada adiknya: “Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi.
Ayat 32
               Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.”
Ayat 33
               Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu masuklah yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.
Ayat 34
               Keesokan harinya berkatalah kakanya kepada adiknya: “Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.”
Ayat 35
               Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.
Ayat 36
               Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka.
 
Ayat 37
               Yang lebih tua melahirkan seorang anak-anak laki-laki, dan menamainya Moab; dialah bapa orang Moab yang sekarang.
Ayat 38
Yang lebih muda pun melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ben-Ami; dialah bapa Amon yang sekarang.
 
Nabi Hosea mendapatkan perintah dari Tuhan untuk berzinah dengan perempuan sundal
 
Kisah ini ada dalam Hosea 1: 2-3 dan Hosea 3: 1-2
Ayat 2
               Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantara Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: “Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN.”
Ayat 3
               Maka pergialah ia dan mengawini Gomer binti Diblaim, lalu mengandunglah perempuan itu dan melahirkan baginya seorang anak laki-laki.
 
 
 
 
               Lebih parah lagi diayat-ayat yang lain Hosea diperintahkan Tuhan untuk mencintai perempuan sundal yang suka berzinam, tanpa mengawininya.
Hosea 3: 1-2
Ayat 1
               Berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis.”
Ayat 2
Lalu aku membeli dia bagiku dengan bayaran lima belas syikal perak dan satu setengah homer jelai.
 
Nabi Nuh Telanjang dalam kemahnya
Kisah ini ada dalam Kejadian 9: 21
               Setelah ia minum anggur, mabuklah ia dan ia telanjang dalam kemahnya
               Begini ceritanya, ketika Nuh menjadi petani anggur, dialah yang mula-mula membuat kebun anggur. Lalu kemudian Nuh minum anggur dari hasil kebunnya, lalu mabuklah ia, setelah mabuk Nuh melepas pakaiannya dan tidur telanjang. Kemudian anaknya Ham melihat bapaknya tidur sambil telanjang, lantas meminta saudaranya yang lain yaitu Sem dan Yafet untk menutupi badan bapaknya dengan kain. Tapi setelah sadar Nuh malah marah kepada Ham karena memerintahkan saudaranya yang lain untuk menutupi tubuhnya yang telanjang, dengan kasar Nuh berkata:
Ayat 25
               Berkatalah ia: “Terkutuklah Kanaan (Ham, karena dialah bapak orang kanaan), hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya.”
Bukti bahwa mabuk itu membuat orang emosinya jadi tidak terkontrol.
 
Raja Saul telanjang sehari semalam
Kisah ini ada dalam I Samuel 19: 24
               Ia pun menanggalkan pakaiannya, dan ia pun juga kepenuhan di depan Samuel. Ia rebah terhantar dengan telanjang sehari-harian dan semalam-malaman itu. Itulah sebabnya orang berkata: “Apakah juga Saul termasuk golongan nabi?”
               Begini ceritanya, saat itu Saul menjabat sebagai Raja sangat membenci Daud, dan ia ingin sekali membunuh Daud. Berbagai usaha pembunuhan sudah dilakukannya berkali-kali, namun tidak membuahkan hasil. Selalu saja pendekar terbaik yang dikirim Raja Saul untuk membunuh Daud pulang dengan tangan kosong dan cerita kegagalannya selalu sama, yaitu ketika mereka sudah berhadapan dengan Daud tiba-tiba mereka kemasukan Roh Kudus, sehingga tidak bisa membunuh Daud.
               Akhirnya sang Raja geram dan memutuskan untuk membunuh Daud dengan tangannya sendiri, sampailah sang Raja di kota Nayot dekat Rama. Di sana ternyata sang Raja jiga kemasukan Roh Allah? Tetapi secara mengejutkan tiba-tiba ia melepas semua pakaiannya dan telanjang sehari semalam di depan kerumunan orang banyak.
 
Nabi Daud menelanjangi dirinya di depan umum
Kisah ini ada dalam II Samuel 6: 20
               Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada seisi rumahnya, maka keluarlah Mikhail binti Saul mendapatkan Daud, katanya: “Betapa raja orang Israel, yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!”
               Begini ceritanya, pada waktu itu Daud sedang gembira, karena tabut TUHAN berhasil dipindah dari rumah Obededom ke dalam kemah yang sudah dipersiapkan Daud. Karena gembira atas keberhasilannya, Daud pulang ke rumah dan memberi salam kepada seisi rumahnya sambil telanjang. Tiba-tiba muncul Mikhail binti Saul, sambil mengkritik Daud yang berbuat memalukan itu. Daud yang menerima teguran dari Mikhail, membalas kritik itu.
Ayat 21 dan 22
               Tetapi berkatalah Daud kepada Mikhail: “Di hadapan TUHAN, yang telah memilih aku dengan menyisihkan ayahmu dan segenap keluarganya untuk menunjuk aku menjadi raja atas umat TUHAN, yakni atas Israel, - di hadapan TUHAN aku menari-nari,
               Bahkan aku akan menghinakan diriku lebih dari pada itu; engkau akan memandang aku rendah, tetapi bersama-sama budak-budak perempuan yang kaukatakan itu, bersama-sama merekalah aku mau dihormati.”
 
Tuhan memerintahkan Nabi Yesaya Telanjang
Kisah ini ada dalam Yesaya 20: 2-5
Ayat 2
               Pada waktu itu berfirmanlah TUHAN melalui Yesaya bin Amos. Firman-Nya: “Pergilah dan bukalah kain kabung dari pinggangmu dan tanggalkanlah kasut dari kakimu,” lalu ia pun berbuat demikian, maka berjalanlah ia telanjang dan tidak berkasut.
Ayat 3
               Berfirmanlah TUHAN: “Seperti hamba-Ku Yesaya berjalan telanjang dan tidak berkasut tiga tahun lamanya sebagai tanda dan alamat terhadap Mesir dan terhadap Etiopia,
               Demikianlah raja Asyur akan menggiring orang Mesir sebagai tawanan dan orang Etiopia sebagai buangan, tua dan muda, telanjang dan tidak berkasut dengan pantatnya kelihatan, suatu penghinaan bagi Mesir.
Ayat 4
               Maka orang akan terkejut dan malu karena Etiopia, pokok pengharapan mereka, dan karena Mesir, kebanggan mereka.
 
 
Kasus Perzinahan Keluarga Dekat
 
Ruben berzinah dengan gundik bapaknya
Kisah ini ada dalam Kejadian 35: 22a
               Ketika Israel diam dinegeri ini, terjadilah bahwa Ruben sampai tidur dengan Bilha, gundik ayahnya, dan kedengaranlah hal itu kepada Israel.
Amnon memaksa tidur dengan adiknya Tamar (Putera-Puteri Daud)
Kisah ini ada dalam II Samuel 13: 2, 5-16
Ayat 2
               Hati Amnon sangat tergoda, sehingga ia jatuh sakit karena Tamar, saudaranya itu, sebab anak perempuan itu masih perawan dan menurut anggapan Amnon mustahil untuk melakukan sesuatu terhadap dia.
Ayat 5
               Lalu berkatalah Yonadab kepadanya: “Berbaringlah di tempat tidurmu dan berbuat pura-pura sakit. Apabila ayahmu datang menengok engkau, maka haruslah engkau berkata kepadanya: Izinkanlah adikku Tamar datang memberi aku makan. Apabila ia menyediakan makanan di depan mataku, sehingga aku dapat melihatnya, maka aku akan memakannya dari tangannya.”
Ayat 6
               Sesudah itu berbaringlah Amnon dan berbuat pura-pura sakit. Ketika raja datang menengok dia, berkatalah Amnon kepada raja: “Izinkanlah adikku Tamar datang membuat barang dua kue di depan mataku, supaya aku memakannya dari tangannya.”
Ayat 7
               Lalu Daud menyuruh orang kepada Tamar, ke rumahnya, dengan pesan: “Pergilah ke rumah Amnon, kakamu dan sediakanlah makanan baginya.”
Ayat 8
               Maka Tamar pergi ke rmah Amnon, kakaknya, yang sedang berbaring-baring, lalu anak perempuan itu mengambil adonan, meremasnya dan membuat kue di depan matanya, kemudian dibakarnya kue itu.
Ayat 9
               Sesudah itu gadis itu mengambil kuali dan mengeluarkan isinya di depan Amnon, tetapi ia tidak mau makan. Berkatalah Amnon: “Suruhlah setiap orang keluar meninggalkan aku.” Lalu keluarlah setiap orang meninggalkan dia.
Ayat 10
               Lalu berkatalah Amnon kepada Tamar: “Bawalah makanan itu ke dalam kamar, supaya aku memakannya dari tanganmu.” Tamar mengambil kue yang disediakannya itu, lalu membawanya kepada Amnon, kakaknya, ke dalam kamar.
Ayat 11
               Ketika gadis itu menghidangkannya kepadanya supaya ia makan, dipegangnyalah gadis itu dan berkata kepadanya: “Marilah tidur dengan aku, adikku.”
 
 
 
Ayat 12
               Tetapi gadis itu berkata kepadanya: “Tidak kakakku, jangan perkosa aku, sebab orang tidak berlaku seperti itu di Israel. Janganlah berbuat noda seperti itu.
Ayat 13
               Dan aku, ke manakah kubawa kecemaranku? Dan engkau ini, engkau akan dianggap sebagai orang yang bebal di Israel. Oleh sebab itu, berbicaralah dengan raja, sebab ia tidak akan menolak memberikan aku kepadamu.”
Ayat 14
               Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan sebab ia lebih kuat dari padanya, diperkosanyalah dia, lalu tidur dengan dia.
Ayat 15
               Kemudian timbullah kebencian yang sangat besar pada Amnon terhadap gadis itu, bahkan lebih besar benci yang dirasanya kepada gadis itu dari pada cinta yang dirasanya sebelumnya. Lalu Amnon berkata kepadanya: “Bangunlah, enyahlah!”
Ayat 16
               Lalu berkatalah gadis itu kepadanya: “Tidak kakakku, sebab menyuruh aku pergi adalah lebih jahat dari pada apa yang telah kaulakukan kepadaku tadi.” Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan dia.
 
 
 
Berbagai Peristiwa Pemuasan Nafsu Birahi
Memuaskan Birahi hingga Pagi Hari
Kisah ini ada dalam Amsal 7: 10-22
Maka datanglah menyongsong dia seorang perempuan, berpakaian sundal dengan hati licik;
Cerewet dan liat perempuan ini, kakinya tak dapat tenang di rumah,
Sebentar ia di jalan dan sebentar di lapangan, dekat setiap tikungan ia menghadang.
Lalu dipegangnyalah orang teruna itu dan diciumnya, dengan muka tanpa malu berkatalah ia kepadanya:
“Aku harus mempersembahkan korban keselamatan, dan pada hari ini telah kubayar nazarku itu.
Itulah sebabnya aku keluar menyongsong engkau, untuk mencari engkau dan sekarang kudapatkan engkau.
Telah kubentangkan permadai di atas tempat tidurku, kain lenan beraneka warna dari Mesir.
Pembaringanku telah kutaburi dengan mur, gaharu dan kayu manis.
Marilah kita memuaskan berahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikamti asmara.
Karena suamiku tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh, sekantong uang dibawanya, ia baru pulang menjelang bulan purnama.”
Sekantong uang dibawanya, ia baru pulang menjelang bulan purnama.”
Ia merayu orang muda itu dengan berbagai bujukan, dengan kelicinan bibir ia menggodanya.
Maka tiba-tiba orang muda itu mengikuti dia seperti lembu yang dibawa ke pejagalan, dan seperti orang bodoh yang terbelenggu untuk dihukum,
               Salah satu nabi besar Umat Kristiani bernama Solomon membuat satu kitab khusus yang isinya sayir-syair pujian kepada Tuhan, dengan menggunakan kata-kata yang membangkitkan gairah dalam buku sayir karangannya yang diberi nama Kidung Agung. Tetapi ada keanehan yang teramat sangat disini karena seharusnya syair pujian kepada Tuhan berisi kata-kata yang indah dan sopan. Akan tetapi isinya malahan mengenai pemuasan birahi. Coba pakai logika dan hati apa hal ini pantas?
Kisah ini ada dalam Kidung Agung 1: 12-13
               Sementara sang raja duduk pada mejanya, semerbak bau narwastuku.
Bagiku kekasihku bagaikan sebungkus mur, tersisip di antara buah dadaku.
Keindahan Tubuh Wanita
Kisah ini ada dalam Kidung Agung 7: 1-10
Ayat 1
               Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur! Lengkung pinggangmu bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.
Ayat 2
               Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.
Ayat 3
               Seperti dua anak rusa buah dadamu,  seperti anak kembar kijang.
Ayat 4
               Lehermu bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota Damsyik.
Ayat 5
               Kepalamu seperti bukit Karme, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya.
Ayat 6
               Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.
Ayat 7
               Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya.
Ayat 8
               Kataku: “Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.
Ayat 9
               Kata-katamu manis bagaikan anggur!” Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!
 
Ayat 10
               Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.
 
Kata-kata Tidak Sopan Dalam Injil
Benarkah ini Firman Tuhan atau hanya tulisan manusia?
Kisah ini ada dalam Yehezkiel 16: 25, 28, 32, 35, 37
Ayat 25
               Pada setiap persimpangan jalan engkau membangun bukit pengorbanan dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan merenggangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah.
Ayat 28
               Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas.
Ayat 32
               Hai isteri yang berzinah, yang memeluk orang-orang lain ganti suaminya sendiri.
Ayat 35
               Oleh karena itu, hai perempuan sundal, dengarkanlah firman TUHAN!
Ayat 37
               Sungguh, oleh karena itu Aku akan mengumpulkan semua kekasihmu, yaitu yang merayu hatimu, baik yang engkau cintai maupun yang engkau benci; Aku akan mengumpulkan mereka dari sekitarmu untuk melawan engkau dan Aku akan menyingkapakan auratmu dihadapan mereka, sehingga mereka melihat seluruh kemaluanmu.
Kisah yang lain ada dalam Yehezkiel 23: 3, 8, 20
Ayat 3
               Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang.
Ayat 8
               Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, sebab pada masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang-megang dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.
Ayat 20
               Ia berahi kepada kawan-kawannya beerrsundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.
 
Sensor
Ada banyak kata-kata yang tidak sopan yaitu:
Kisah ini ada dalam Kejadian 49: 25, Ayub 3: 12, Amsal 5: 19, Kidung Agung 1: 13, Kidung Agung 4:5, Kidung Agung 7: 3, 7, 8, Kidung Agung 8: 1, 8, 10, Yehezkiel 16: 7, Hoseea 2: 1, dan Hosea 9: 14.
               Ayat-ayat di atas dapat digolongkan sebagai perkataan sastrawan yang kebablasan atau pun karya manusia yang tak punya akhlak dan etika moral.
REFERENSI
Taken from “Dialog Islam Kristen Upaya Menelusuri Kebenaran Hakiki”
by Hasan A Baagil
Copyright 2005 Lintas Pustaka Publisher From Jakarta
Taken From “Injilku Yang Ternoda”
Cetakan ke-7
By Yusuf Ismail al Hadid (Muallaf)
Maret 2008
Pustaka Fahima From Yogyakarta
“Menghalau Missionaris Dan Misi Sucinya Mengkristenkan Dunia”
Cetakan Ke-5
By Yusuf Ismail al Hadid (Muallaf)
April 2008
Pustaka Fahima From Yogyakarta
A Gift From My Student Oceana  
Assalam Boarding School Surakarta